Analisa Saham INDF: Falling Giant

Disclaimer: Rekomendasi Saham di bawah ini di berikan di luar tanggung jawab penulis. Segala Keuntungan atau Kerugian ada di tangan Pembaca Sendiri. Tetap Sabar, Fokus dan Disiplin baik dalam Trading maupun Investing. Penulis tidak bertanggung jawab atas segala kerugian yang di timbulkan oleh pembaca karena membaca ulasan di bawah ini.
PERINGATAN: Dilarang menyalin (copy and paste) tulisan yang ada di website, baik sebagian maupun seluruhnya kecuali dengan Izin tertulis dari Penulis DAN menyertakan sumber artikel. Setiap pelanggaran akan di tuntut sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku.

  1. INDF laporan keuangan 3Q18 belum keluar. Terakhir laporan keuangan 1H18 memang mengecewakan karena walaupun Penjualan naik tipis 1%, namun laba bersihnya turun 12.7% dan Margin Usaha juga turun dari 6.3% menjadi 5.4%*1
  2. Terakhir harga Tepung Terigu juga mengalami kenaikan 10% sejak Mei 2018, seiring dengan naiknya Kurs USD/IDR *2. Dengan kenaikan ini di harapkan mampu membantu memperbaiki Margin Laba di tengah tekanan Kurs USD/IDR. Untuk lebih lanjut bisa baca Referensi Analisa dari Danareksa. *3
  3. Dengan harga terakhir 16 Oktober 2018 di 5650, INDF di hargai dengan valuasi PER 12.7 dan PBV 1.6 (Termurah dalam Sektor CONSUMER).*4
  4. Secara Analisa Teknikal INDF masih STRONG DOWNTREND sejak akhir Oktober 2017, namun Penulis melihat suatu “Peluang” Bagi yang High Risk Taker, Rekomendasi INDF, BUY dengan Target Price terdekat 6300, dengan menggunakan STOP LOSS 5500. (Figure 1).
  5. Jika gagal bertahan di atas 5500, penulis menyarankan Cut Loss, No Average Down, No Hold. 
Analisa Saham INDF 16 Oktober 2018
Figure 1: Weekly Chart INDF, dengan menggunakan Support 5500, Rekomendasi BUY dengan Target Price 6300.

*Referensi: 1. http://www.iqplus.info/news/stock_news/indf-pendapatan-naik–namun-laba-indofood-sukses-turun,11075656.html
2. http://market.bisnis.com/read/20180924/192/841641/dolar-as-mahal-indofood-sukses-makmur-indf-kerek-harga-terigu
3. http://dmia.danareksaonline.com/Upload/20180927%20INDF.pdf
4. HOTS MiraeAsset Sekuritas