Penerapan Free Float pada perhitungan Indeks LQ45 dan IDX30; bukan IHSG

Disclaimer: Rekomendasi Saham di bawah ini di berikan di luar tanggung jawab penulis. Segala Keuntungan atau Kerugian ada di tangan Pembaca Sendiri. Tetap Sabar, Fokus dan Disiplin baik dalam Trading maupun Investing. Penulis tidak bertanggung jawab atas segala kerugian yang di timbulkan oleh pembaca karena membaca ulasan di bawah ini.
PERINGATAN: Dilarang menyalin (copy and paste) tulisan yang ada di website, baik sebagian maupun seluruhnya kecuali dengan Izin tertulis dari Penulis DAN menyertakan sumber artikel. Setiap pelanggaran akan di tuntut sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku.

Tangal 9 November 2018, market cukup di kejutkan dengan adanya “Rencana” BEI untuk menerapkan Free Float Adjusted Index pada perhitungan Indeks LQ45 dan IDX30, tetapi BUKAN IHSG (Belum diterapkan).

Sebelum membahas lebih lanjut, tiga istilah penting yang harus paham dulu:
1. Free Float:  Total Saham Scripless (yang di perdagangkan Online di BEI) yang dimiliki oleh Investor dengan kepemilikan kurang dari 5%. Rasio Free Float adalah jumlah saham Free Float relatif terhadap total saham tercatat; yang mana ketentuannya minim 7.5 %
2. Market Capitalization: atau biasa di sebut Kapitalisasi Pasar adalah besarnya nilai perusahaan yang mana di dapat dari Jumlah saham tercatat di kalikan dengan harga saham terakhir.
3. Market Weight: atau biasa di sebut Bobot. Besarnya Persentase valuasi saham perusahaan terhadap Indeks.

Selama ini perhitungan Market Weight berdasarkan Market Capitalization, jadi seperti HMSP berdasarkan penutupan 31 Oktober 2018, bobotnya terhadap IDX30 adalah 11.12%. Jika berdasarkan aturan Free Float yang akan di terapkan awal Feb 2019, bobotnya terhadap IDX30 hanya 2.36%. Berikut tabel yang di dapat dari Materi Presentasi BEI (Figure 1)

Bobot Saham IDX30 dengan Penerapan Free Float
Figure 1: Bobot Saham IDX30 dengan Penerapan Free Float

Penurunan tajam harga UNVR, HMSP, GGRM dan ICBP Jumat, minggu lalu, lebih karena “kekhawatiran atau ketidakpastian” bagi beberapa Investor akan dampak perubahan Bobot terhadap Indeks dengan “Nilai Wajar” menurut mereka. Karena penerapan Free Float walaupun baru akan di terapkan pada LQ45 dan IDX30 pada awal Feb 2019, BEI juga menyebutkan akan di terapkan ke Indeks lain.

Selama ini saham seperti UNVR, HMSP, GGRM dan ICBP di hargai dengan harga Price to Book Value yang cukup mahal di 34.29x, 12.59x, 3.47x dan 4.56x. Keempat saham tersebut memang di hargai cukup Mahal karena faktor Fundamental Perusahaan yang cukup bagus. Akan tetapi, penulis ragu apakah masih akan di hargai mahal kalau nantinya “Bobot” nya terhadap IHSG juga turun jika nantinya Perhitungan Free Float juga di terapkan di IHSG?

Kalau hanya di terapkan di  LQ45 dan IDX30, pendapat penulis, harusnya tidak ada pengaruhnya, kalaupun ada, hanya sementara, karena acuan utama atau Benchmark Portfolio Investasi mengacu ke IHSG / COMPOSITE.

Jadi apa yang seharusnya di lakukan?
=> Fokus kepada Trading Plan atau Investment Plan yang sudah di buat. Tetap tenang wait and see, 1-3 hari kedepan. Bagi Trader, jika sudah kena Stop Loss jangan terburu-buru Buy Back jika sudah kena Cut Loss. Bagi yang belum punya, ada baiknya menunggu.