Debt to Equity Ratio (DER)

Debt to Equity Ratio (DER) atau Rasio Uutang terhadap Ekuitas adalah suatu rasio keuangan yang menunjukkan persentase antara Utang dengan Ekuitas yang dimiliki oleh pemegang saham. DER merupakan rasio penting dalam memeriksa kesehatan laporan keuangan perusahaan. DER merupakan rasio yang perlu di pertimbangkan sebagai kemampuan perusahaan untuk melunasi semua kewajibannya (Utang). Rasio DER di bawah 1 atau 100% artinya Utang perusahaan lebih kecil dari Modal Ekuitasnya. Kenaikan DER dapat mempengaruhi pertumbuhan laba karena adanya beban Bunga yang harus di bayarkan. Kualitas DER suatu perusahaan harus di lihat dari Industrinya karena setiap Industri berbeda. Industri Asuransi dan Perbankan DER Sangat Tinggi karena Simpanan dana Nasabah di hitungkan sebagai Liabilities (Utang).

Rumus dasar DER = Total Liabilities / (Total Assets – Total Liabilities)

Berikut contoh perhitungan DER UNVR berdasarkan laporan keuangan Kuartal 3, 2017 (3Q17):

Total Liabilities UNVR sebesar 12.391.366 Juta Rupiah (Figure 1), Total Equity 3Q17 sebesar 6.423.858 Juta Rupiah (Figure 2) =


Figure 1: Jumlah Liabilitas = Total Liabilities UNVR


Figure 2: Jumlah Ekuitas = Total Shareholders’ Equity UNVR

DER 3Q17 UNVR = 12.391.366 / 6.423.858 = 1.9290 = 192.90 %.

Referensi: http://ilmumanajemenindustri.com/pengertian-debt-to-equity-ratio-der-dan-rumus-der/