Return On Assets (ROA)

Return On Assets (ROA) atau biasa di sebut Tingkat Pengembalian Aset adalah salah satu Rasio Profitabilitas (Profitability Ratio) yang menunjukkan persentase keuntungan (laba bersih) dengan jumlah aset suatu perusahaan. ROA mengukur tingkat efektivitas perusahaan dalam mengelola aset untuk mendapatkan laba bersih selama suatu periode. ROA biasanya dinyatakan dalam persentase (%).

ROA menunjukkan seberapa efisien suatu perusahaan mampu mengkonversi investasinya pada aset menjadi keuntungan. ROA juga mencerminkan Return On Investment (ROI) atau Tingkat Pengembalian Investasi terhadap aset perusahaan. ROA setiap Sektor Industri berbeda untuk membandingkan ROA antara perusahaan yang satu dengan yang lainnya, ada baiknya di bandingkan dengan perusahaan yang bergerak dalam bidang yang sama untuk membandingkan Kinerjanya.

Rumus dasar ROA : Laba Bersih / Total Asset


Rasio yang lebih tinggi menunjukan bahwa perusahaan tersebut lebih efektif dalam mengelola asetnya untuk menghasilkan laba bersih.

Berikut contoh perhitungan ROA UNVR berdasarkan laporan keuangan Kuartal 3, 2017 (3Q17):

Laba bersih UNVR 3Q17 sebesar 5.229.400 Juta (Figure 1), Total Asset 3Q17 sebesar 18.815.224 Juta Rupiah (Figure 2).


Figure 1: Laba bersih UNVR


Figure 2: Jumlah Aset = Total Assets UNVR

Karena laporan keuangan dalam bentuk 9 bulan dari Januari 2017 sampai dengan September 2017, maka perhitungan ROA biasanya di setahunkan.

ROA 3Q17 UNVR = 5.229.400 / 18.815.224 = 0.2779 = 27.79% di setahunkan menjadi (27.79 / 3) x 4 = 37.05%

Jadi Return On Asset (ROA) UNVR yang di setahunkan adalah 37.05%

Referensi : http://ilmumanajemenindustri.com/pengertian-roa-return-assets-rumus-roa-pengembalian-aset/