Detail Info Terkini

AirAsia Indonesia (CMPP) Pendapatannya Terbang Tinggi, Bisnis Maskapai Pulih?

02 Agustus 2022 | Kategori : Saham

Dalam laporan keuangannya, CMPP juga mencatatkan beban usaha (neto) Rp 2,08 triliun pada paruh pertama tahun ini, yang membengkak 38,66% dari periode semester pertama tahun lalu yang berjumlah Rp 1,5 triliun.

Beban usaha perseroan di semester I-2022 terbesar dari bahan bakar Rp 597,62 miliar, kemudian beban usaha lain Rp 426,16 miliar, penyusutan Rp 395,41 miliar, perbaikan dan pemeliharaan Rp 243,07 miliar, gaji dan tunjangan Rp 141,07 miliar, pelayanan pesawat dan penerbangan Rp 96,47 miliar, pemasaran Rp 83,59 miliar, beban sewa pesawat Rp 83,28 miliar, dan asuransi Rp 33,33 miliar. Selain itu, CMPP memperoleh pendapatan usaha lain Rp 15,5 miliar.

Alhasil, perseroan membukukan rugi usaha Rp 939,22 miliar di semester I-2022. Jumlah itu lebih kecil dari rugi usaha semester I-2021 yang sebanyak Rp 1,05 triliun.

Adapun untuk rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk di semester I-2022 adalah sebesar Rp 1,06 triliun, turun dari periode yang sama tahun lalu di angka Rp 1,17 triliun.


Bagikan  
  30
0  Komentar

Beri Komentar & Nilai Artikel ini.

Email anda tidak akan ditampilkan

   Hubungi Kami