Detail Info Terkini

Harga BBM Naik, Peternak Ayam Petelur Kembali Dibuat Pusing

06 September 2022 | Kategori : Ekonomi


Kondisi di mana saat itu banyak peternak yang berhenti berusaha bahkan gulung tikar. Namun akhirnya mulai membaik dengan harga telur merangkak naik. 

Para peternak akhirnya mulai menggeliat lagi dan bergairah menjalankan usahanya. Namun ternyata ada kabar buruk yang dikeluarkan oleh pemerintah yang mengeluarkan harga kewajaran.

"Harga itu terendah Rp 22.000 dan tertinggi Rp 24.000 perkilogram,"ujar dia di Fakultas Peternakan UGM, Senin (5/9/2022).

Mereka tidak menolak dengan harga kewajaran dari pemerintah tersebut. Hanya saja ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh pemerintah agar mereka bisa tetap bertahan. Karena kondisi saat ini sangat menyulitkan mereka.

Dia menyebut, harga pakan saat ini masih tinggi. Di mana harga jagung saat ini sudah berada di angka Rp 7.200 dan harga pakan awal Rp 9.000. Jika pemerintah menginginkan telur di harga kewajaran seharusnya jagung dijual dari petani Rp.4.200 dan di peternak Rp 5.000 perkilogramnya.

Kemudian harga DOC (bibit) ayam petelur. Seharusnya hanya dijual di harga maksimal Rp 9.000 hingga Rp 11 ribu per ekornya. Namun kenyatannya saat ini sudah dijual di harga Rp.17.000 perekornya. Pemicunya karena peternak harus melalui beberapa tangan untuk mendapatkan DOC.

"Selisih Rp 6 ribu itu bisa kami gunakan pengembangan yang lain. Misalnya saja menambah jumlah ternak yang mereka piara," tambahnya.

Kondisi ini semakin dibebani dengan kenaikan harga BBM yang dilakukan pemerintah. Ia menandaskan jika mereka adalah usaha di bidang peternakan itu adalah usaha di hilir. Sehingga dipastikan kenaikan BBM ini akan membawa dampak.

Tetapi mereka tidak bisa memprediksi seberapa besar dampaknya sebelum pemerintah ini mengevaluasi kenaikan. Artinya mengevaluasi mungkin pemerintah sudah memiliki cara-cara sendiri untuk mengatasi kenaikan-kenaikan yang ditimbulkan.

"Soal telur itu harga kewajaran menurut kami adalah 3,5 kali harga pakan. Artinya 1 kilo telur itu dibuat oleh tiga setengah kali pakan. Nah ini yang selalu kami perjuangkan"tegasnya.

Penasehat PPN, Prof Ali Budi mengatakan berbicara harga telur atau industri telur memang cukup kompleks. Tidak serta Merta hanya memecahkan harga pakan ataupun DOC. Karena ada unsur lain yang juga akan menentukan harga jual telur.

"Ada unsur transportasi, daya produksi ayam itu sendiri. Sangat kompleks,"tegas dia.


Bagikan  
  68
0  Komentar

Beri Komentar & Nilai Artikel ini.

Email anda tidak akan ditampilkan

   Hubungi Kami