Detail Info Terkini

PT OPMS Siap Genjot Kinerja Dengan Gudang Baru Di Burneh Madura

07 September 2022 | Kategori : Saham


Perusahaan pemasok besi bekas, PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS) di tahun 2022 ini optimistis bisa meningkatkan kinerjanya, setelah bersiap pindah di kantor dan gudang baru di kawasan Burneh, Bangkalan, Madura.

 

Direktur Utama OPMS, Meilyna Widjaja mengatakan, dengan gudang dan kantor baru ini, pihaknya siap menggenjot kinerja dan mampu mendorong peningkatan pendapatan antara 5-10 persen di tahun 2022 ini.

 

"Kinerja tahun 2021 lalu, pendapatan kami tumbuh 18,44 persen dibanding tahun 2020 lalu. Pertumbuhan di tengah pandemi ini didorong permintaan domestik yang meningkat," kata Meilyna dalam Public Expose yang digelar seusai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun 2021 di Surabaya, Kamis (21/7/2022).

 

Terkait gudang dan kantor baru, Perseroan mengembangkan diatas lahan seluas 2,1 hektare.

 

Progres pembangunan telah mencapai 75 persen dan ditargetkan selesai pada September 2022.

 

"Targetnya kami sudah akan mulai mengoperasikan tiga gudang dan area open space di kuartal IV tahun ini, dan bisa mendorong kinerja kami secara lebih baik," tambah Hendry, Direktur OPMS.

 

Gudang dan kantor baru itu dibangun dengan nilai investasi antara Rp 40 miliar hingga Rp 50 miliar.

 

Alasan pemilihan lokasi ditempat tersebut karena dekat dengan tempat bongkar besi kapal bekas yang dimiliki OPMS, yang juga berada di kawasan Kamal, Bangkalan.

 

"Dengan gudang dan kantor baru dengan kapasitas 20.000 ton, kami siapkan diversifikasi produk dari hasil bongkar kapal bekas. Selain besi, kami juga sediakan aluminium, Kuningan, tembaga dan lainnya, termasuk bagian-bagian dari kapal yang bisa dikoleksi karena bagian dari heritage-nya," jelas Meilyna.

 

Selain kantor dan gudang baru, perseroan juga telah berhasil melakukan bongkar kapal bekas di daerah Sulawesi.

 

Dengan pengalaman itu, Perseroan optimistis bisa mendapatkan peluang mengembangkan layanan bongkar besi tua kapal di berbagai daerah tanpa harus membawa ke tempat mereka di Bangkalan.

 

"Kami juga sudah packing plat besi-besi dari bongkar kapal bekas itu dengan kontainer. Hal ini membuat kami melihat ada peluang ke pasar ekspor," beber Rubbiyanto Ping Hauw H.K, Direktur OPMS.

 

Untuk pasar ekspor itu, diakui pihaknya melakukan kerja sama dengan perusahaan asal negara tersebut.

 

Rubbiyanto enggan menyebut nama negara tersebut, tapi dipastikan adalah negara di Asean.

 

"Permintaan cukup besar, dan kami optimis target ekspor bisa segera kami lakukan," ujar Rubbiyanto.

 

Terkait kinerja di tahun 2021, OPMS mencatatkan pendapatan naik 18,44 persen dibanding tahun 2020 lalu dengan nilai Rp 41,1 miliar.

 

Sementara tahun 2020 hanya Rp 34,77 miliar.


Bagikan  
  72
0  Komentar

Beri Komentar & Nilai Artikel ini.

Email anda tidak akan ditampilkan

   Hubungi Kami