Detail Info Terkini

Naik 215 Persen, Semester I/2022 Pendapatan Klin Capai 3 Miliar

17 September 2022 | Kategori : Saham


esmi go public pada Agustus 2022, perusahaan produksi pembersih ramah lingkungan berbahan dasar limbah tekstil daur ulang, PT Klinko Karya Imaji Tbk (KLIN) membukukan pendapatan Rp3,06 miliar pada semester I-2022, meningkat 215% dari realisasi periode yang sama tahun lalu (year-on-year/yoy) yang berjumlah Rp 1,42 miliar.

Laba bersih tahun berjalan KLIN sepanjang paruh pertama 2022 melejit menjadi Rp 157,58 juta,  naik hampir 5 kali lipat dari laba bersih tahun berjalan pada periode yang sama tahun lalu, yang tercatat  Rp33,32 juta. Akumulasi saldo laba perusahaan yang berlokasi di Gresik, Jawa Timur ini mencapai Rp 640,6 juta sampai dengan akhir Juni 2022, melampaui total saldo laba per Desember 2021 sebesar Rp 491,8 juta.

Nilai  tersebut diraih KLIN hanya dalam  waktu 6 bulan  karena peningkatan permintaan pasar domestik dan geliat ekspor yang kembali muncul setelah pandemi mulai melandai di sejumlah negara tujuan ekspor. Pada Agustus 2022 lalu, KLIN telah mengirimkan satu unit kontainer ke Amerika Serikat, dan kerjasama ini akan kembali berlanjut sampai dengan akhir tahun 2022. 

“Kami akan kembali mengirimkan 4-5 kontainer ke Amerika Serikat secara bertahap. Kinerja penjualan ekspor KLIN pada Januari-Juni 2022, tercatat sebesar Rp240,3 juta atau naik tiga kali lipat dibanding tahun lalu yang sebesar Rp 82,9 juta,” ungkap Direktur Utama KLIN Anggun Supanji seraya menambahkan target pasar ekspor KLIN meliputi tujuh negara di kawasan Asia Tenggara, Amerika Utara, Amerika Selatan, Eropa, dan Afrika. Pertumbuhan pendapatan ini juga ditunjang dari penjualan domestik ke beberapa mitra distributor untuk varian keset lantai, kain pel, lobby duster, serta 16 variasi lainnya.

Sejak resmi beroperasi di tahun 2017, KLIN berkomitmen untuk menciptakan produk berupa alat-alat kebersihan ramah lingkungan yang bisa dipakai untuk kebutuhan rumah tangga dan perusahaan. Tercatat, hampir 80% bahan baku KLIN berasal dari benang daur ulang yang diolah dari sisa kain-kain perca atau limbah tekstil.

KLIN,  menurut Anggun, juga akan segera meresmikan pabrik baru pada Oktober 2022, sesuai dengan rencana perseroan saat IPO. Penambahan pabrik ini akan berkontribusi pada peningkatan penjualan sebesar Rp8,3M di tahun 2022. Dari jumlah tersebut, KLIN memproyeksikan kontribusi dari kegiatan ekspor meningkat sampai dengan 25 persen. 

“Produk-produk KLIN punya keunggulan tinggi di pasar domestik dan internasional, karena alat kebersihan ini pada dasarnya produk yang dipakai harian dengan intensitas guna yang tinggi, sehingga daya tahan dan kualitas jadi prioritas konsumen. Kami juga mengusung prinsip 3R (Reuse, Reduce, Recycle) dalam aktivitas operasional demi menciptakan bisnis yang berdampak positif pada lingkungan atau green environment,” ujarnya.

Emiten dengan kode ticker “KLIN” ini telah menjual 230 juta lembar sahamnya atau 17,59% dari modal yang ditempatkan. Pasca IPO KLIN mulai menjalankan beberapa rencana perusahaan seperti membangun pabrik, kantor pusat, gudang bahan baku, dan fasilitas penunjang operasional. Ke depannya, pengembangan bisnis KLIN di pasar domestik dan internasional akan fokus pada implementasi strategi distribusi. Salah satunya dengan memperkuat kerjasama ke modern channel, B2B partner, dan e-commerce.


Bagikan  
  69
0  Komentar

Beri Komentar & Nilai Artikel ini.

Email anda tidak akan ditampilkan

   Hubungi Kami