Detail Info Terkini

Tidak Harus Modal Besar, Inilah Cara Investasi Saham Untuk Gaji UMR

05 Juni 2022 | Kategori : Investasi

Mungkin bagi sebagian orang bergaji pas-pasan, berinvestasi saham adalah hal yang mustahil karena dianggap membutuhkan modal besar. Padahal sekarang ini ada banyak cara investasi saham untuk gaji UMR atau yang dianggap pas-pasan ini. Sehingga sekarang semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk mulai belajar memanajemen keuangan mereka ke arah yang lebih baik.

 

Cara Investasi Saham Untuk Gaji UMR

 

Cara investasi saham untuk gaji UMR ini bukanlah cara yang mustahil karena banyak disampaikan oleh para orang terkemuka. Contohnya seperti Co-founder Ternak Uang, Timothy Ronald dan chanel youtube “Saham Dari Nol”.

 

Beberapa tips yang disampaikan oleh mereka bisa Anda simak berikut ini.

 

1. Menyisihkan Gaji

 

Cara investasi saham untuk gaji UMR yang pertama adalah dengan menyisihkan gaji yang sudah Anda terima. Di awal perhitungan keuangan, Anda bisa menyisihkan dana sekitar 10% sampai 20% dari pendapatan bulanan. Jumlah dana tersebut tidak menyesuaikan wilayah tertentu. Jadi, Anda bisa menggunakannya untuk jumlah UMR dimana saja. Misalnya saja UMR Jakarta, Semarang, dan wilayah lainnya.

 

Lalu, apabila Anda mendapatkan pendapatan tambahan lebih dari gaji, tunjangan, bonus, atau THR sebaiknya jangan langsung digunakan untuk berfoya-foya. Anda bisa menyisihkannya terlebih dulu untuk investasi saham ini.

 

Untuk jumlahnya sendiri bisa beragam. Misalnya saja  10% atau 20% dari jumlah pendapatan tambahan tersebut. Namun, menurut Timothy sendiri, ia biasanya menyisihkan dana sekitar 20% pendapatan tambahan tersebut untuk diinvestasikan ke saham.

 

2. Melakukan Cara DCA (Dollar Cost Averaging)

 

Agar Anda tidak hanya sekedar menabung uang “mati”, sebaiknya Anda melakukan investasi dengan menyisihkan gaji 10% sampai dengan 20% secara berulang setiap bulannya dan di tanggal yang sama juga. Apabila hal tersebut dilakukan secara konsisten dalam jangka waktu tertentu, maka nominalnya pun kan terus bertambah. Dalam dunia bisnis sendiri, cara itu biasanya disebut dengan DCA atau Dollar Cost Averaging.

 

Selain itu, cara di atas biasanya diterapkan untuk investasi jangka panjang. Karena dalam prosesnya, yang kita harapkan dari pembelian saham yang dilakukan secara berulang itu adalah timbal balik berupa dividen dan capital gain yang diberikan oleh perusahaan pemilik saham tersebut. Jadi, usahakan untuk menabung pelan-pelan setiap bulannya dengan metode di atas.

 

3. Memilih Saham yang Produknya Kita Kenal dan Cenderung Stabil

 

Cara investasi saham untuk gaji UMR bagi Anda yang pemula ini secara aman sebaiknya memilih saham yang produknya kita kenal dan cenderung stabil. Contohnya saja seperti saham perbankan, kebutuhan pokok sehari-hari, produk makanan atau minuman, obat-obatan, dan lain-lain.

 

Contoh pertama misalnya saja saham perbankan yang lebih aman dan banyak kita kenal. Misalnya saja saham BBRI atau BBCA. Keduanya memiliki reputasi yang baik di masyarakat dan memiliki produk yang akan terus digunakan oleh public sehingga sifatnya sustainable. Sehingga sangat aman dan baik dicoba untuk pemula.

 

Lalu contoh kedua berupa perusahaan yang menyediakan kebutuhan pokok sehari-hari. Misalnya saja Unilever dengan berbagai macam produknya. Perusahaan ini juga cenderung stabil dan bisa bertahan dalam jangka waktu lama. Sehingga sangat cocok untuk berinvestasi ke perusahaan seperti ini. Bahkan, Unilever sendiri masuk ke dalam jajaran saham Blue Chip karena kinerjanya yang cenderung stabil di pasar saham.

 

4. Menggunakan Aplikasi

 

Cara investasi saham untuk gaji UMR yang keempat adalah dengan menggunakan aplikasi. Sekarang ini sudah banyak aplikasi yang tersebar di Play Store untuk memudahkan Anda melakukan investasi.

 

Agar lebih aman ketika memilih investasi, sebaiknya pilih yang sudah terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan LPS (Lembaga Penjamin Simpanan). Karena apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan oleh dana Anda, bisa dengan mudah melakukan laporan melalui OJK atau LPS ini.

 

Selain itu, aplikasi investasi saham ini biasanya juga menyediakan materi untuk belajar saham lebih mudah. Biasanya berupa video maupun bahan bacaan yang bisa meningkatkan pengetahuan Anda tentang saham. Sehingga kedepannya Anda bisa mengelola investasi dengan lebih aman, nyaman, dan cermat. Contohnya saja berupa bagaimana memilih saham yang baik, membaca laporan keuangan perusahaan, dan lain-lain. Bahkan, ada juga aplikasi yang menyediakan isu dan kabar terbaru tentang perusahaan tersebut.

 

6. Mengenal Risiko

 

Tidak semua bisnis bisa memberikan keuntungan karena ada kalanya sebuah bisnis mengalami kerugian. Hal tersebut juga terjadi ketika Anda memasuki dunia investasi saham. Agar meminimalisir hal tersebut atau menghindari adanya kerugian, seorang pemegang saham wajib untuk mengenali risiko di investasi saham tersebut.

 

Garis besar risiko yang sering disebut dalam dunia saham adalah capital loss dan likuidasi. Capital loss ini sendiri adalah terjadinya penurunan nilai investasi yang bisa menimbulkan kerugian pada investor karena adanya penurunan harga jual saham daripada harga belinya. 

 

Sedangkan likuidasi adalah peristiwa pembubaran sebuah perusahaan oleh likuidator dan juga terjadinya pemberesan dengan cara penjualan aset perusahaan, penagihan piutang, pelunasan utang dan penyelesaian sisa harta atau utang di antara para pemilik. Atau secara singkat perusahaan yang menjual saham tersebut dinyatakan bangkrut atau tutup.

 

Dari lima cara yang sudah disebutkan di atas, semoga bisa membantu Anda untuk mulai melakukan investasi saham. Sehingga Anda bisa meningkatkan taraf hidup ke arah yang lebih baik. Misalnya saja menyimpan dana untuk pensiun, pendidikan Anda sendiri, atau menyiapkan masa depan anak.

Semoga penjelasan 5 cara investasi saham untuk gaji UMR di atas bisa segera dipraktekkan dengan baik.

 


Bagikan  
  187
0  Komentar

Beri Komentar & Nilai Artikel ini.

Email anda tidak akan ditampilkan

   Hubungi Kami