Detail Info Terkini

Garap Proyek Pesawat, PTDI Ajukan Penambahan Pinjaman Rp4,5 Triliun

14 Oktober 2022 | Kategori : News

PT Dirgantara Indonesia (PTDI) melakukan perpanjangan dan penambahan pinjaman kredit senilai USD297 juta (sekitar Rp4,5 T dengan kurs 1USD= Rp15.390) kepada Bank Mandiri untuk membiayai sejumlah proyek pesawat terbang. 

Direktur Keuangan, Manajemen Risiko, dan SDM PTDI, Wildan Arief mengatakan, pihaknya telah menandatangani perpanjangan dan penambahan fasilitas kredit Non Cash Loan dan fasilitas IGF Deferred Payment dengan rincian fasilitas kredit Non Cash Loan sebesar USD 297 Juta.  Pinjaman untuk penyelesaian pengerjaan proyek Helikopter H225M dan suku cadang pesawat NC212i, Helikopter H225M VIP dan pengerjaan proyek MRO pesawat C-130. 

Diakuinya, fasilitas IGF Deferred Payment memiliki plafond maksimum USD2,2 Juta untuk pembelian bahan baku atau jasa untuk menunjang aktivitas pengerjaan proyek MRO pesawat C-130. 

Bank Mandiri memberikan komitmennya untuk tumbuh bersama nasabahnya, yaitu PTDI dan  dengan dukungan dari Bank Mandiri. PTDI dapat terus berkembang dapat terus maju dan dapat memberikan yang terbaik untuk negara menyelesaikan produknya dengan baik. 

"Atas dukungan Bank Mandiri, PTDI yakin bisa semakin besar nantinya dan bisa semakin besar bisnisnya. Tumbuh Bersama itu adalah keinginan kami sebagai partner”, tegas Wildan Arief.

Senior Vice President Government and Institutional II Group PT Bank Mandiri (Persero), Tbk., Teuku Ali Usman mengatakan bahwa kerja sama ini bukan hanya bicara bisnis semata tapi untuk menjaga keutuhan NKRI melalui pertahanan negara. 
“Ini bagian dari sumbangsih kami kepada negara yang memastikan bahwa PTDI menjadi tulang punggung untuk pengadaan produk-produk yang memang dibutuhkan oleh negara untuk mempertahankan kesatuan dan keutuhan negara secara keseluruhan, ini menjaga harta martabat semua”, pungkas Teuku Ali Usman.


Bagikan  
  106
0  Komentar

Beri Komentar & Nilai Artikel ini.

Email anda tidak akan ditampilkan

   Hubungi Kami