Detail Info Terkini

Mengenal Macam-macam Instrumen Investasi di Pasar Modal

22 Juni 2022 | Kategori : Keuangan

Ketika baru pertama kali menjajaki dunia investasi, Anda sebagai pemula wajib tahu tentang instrumen investasi di pasar modal. Mengenalinya mempermudah Anda menentukan ingin investasi pada instrumen apa saja. Di awal mendengar istilah instrumen saja pasti sudah membuat Anda pusing. 

 

Tidak perlu khawatir, memahami instrumen investasi tidaklah sulit. Justru dengan memahaminya Anda akan langsung tahu mana investasi yang cocok dengan profil risiko maupun tujuan utama berinvestasi. Apa saja jenis instrumennya, mari simak di sini. 


5 Macam Instrumen Investasi di Pasar Modal


Pengertian pasar modal adalah tempat dimana instrumen keuangan seperti reksadana, obligasi, saham dan jenis lainnya ditawarkan. Di pasar modal ini jugalah semua transaksi jual beli pun akan dilakukan. 

 

Masing-masing instrumen yang tersedia memiliki karakteristik berbeda-beda. Baik dari profil risiko, keuntungan sampai dengan jangka waktunya. Setidaknya ada lima jenis instrumen investasi di pasar modal yang bisa Anda kenali sebagai berikut. 


1. Saham


Hampir semua orang tentu sudah mengenal istilah saham. Pengertian saham adalah bukti kepemilikan seseorang atas perusahaan atau korporasi tertentu. Pada instrumen ini, investor akan menanamkan sejumlah modal pada perusahaan yang membuka peluang saham. 

 

Modal ini nantinya akan dijadikan aset oleh perusahaan demi mengembangkan bisnisnya.  Sistem instrumen investasi di pasar modal ini nantinya akan memberikan investor imbal hasil dalam bentuk dividen pada saat perusahaan mendapatkan keuntungan. Ada dua jenis saham yang tersedia yaitu saham biasa dan preferen. 

 

Saham biasa adalah saham yang ditawarkan pada bursa efek dan keuntungan yang diberikan adalah capital gain dan dividen. Kedua adalah saham preferen yang keuntungannya diberikan berdasarkan besar kecilnya profit perusahaan. Selain itu juga memberikan nilai tetap layaknya obligasi. 

 

Satu hal yang perlu diperhatikan saat Anda memilih instrumen investasi saham yaitu bernilai . Penting untuk memahami risikonya yang cukup besar mengingat keuntungan yang diperoleh juga cukup tinggi. 


2. Obligasi 


Jenis yang kedua adalah instrumen pasar modal obligasi yakni surat utang yang dikeluarkan oleh perusahaan. Biasanya obligasi tidak hanya dikeluarkan perusahaan swasta tetapi juga perusahaan milik pemerintah seperti BUMN. Surat ini nantinya akan tercatat di bursa dan memiliki sifat utang di samping sukuk. 

 

Kebanyakan perusahaan yang mengeluarkan obligasi menawarkan keuntungan yang cukup tinggi. Selain itu jika Anda memilih obligasi pemerintah maka investasinya cukup aman. Ada beberapa jenis obligasi seperti Surat Utang Negara (SUN) dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). 

 

Setiap investor yang membeli obligasi akan mendapatkan kupon yang merupakan bukti untuk mencairkan bunga obligasi. Bunga ini nantinya akan dibayarkan pada saat akhir periode pinjaman. Periodenya juga sudah tertulis dengan jelas pada kupon tersebut. 

 

Dibandingkan dengan saham, obligasi merupakan instrumen investasi yang berisiko rendah. Selain itu memiliki likuiditas tinggi karena dapat diperjualbelikan di pasar sekunder. Kelemahan dari investasi ini adalah risiko gagal bayar oleh perusahaan penerbit namun itu pun skalanya kecil. 


3. Reksadana 


Instrumen investasi di pasar modal selanjutnya adalah reksadana yang biasa dipilih karena risiko sangat minim. Secara pengertian, reksadana merupakan wadah untuk mengumpulkan dana investasi para investor. Nantinya dana ini akan dikelola oleh Manajer Investasi sehingga memberikan imbal hasil. 

 

Ada banyak jenis reksadana yang tersedia seperti reksadana pasar uang, reksadana saham, reksadana campuran, reksadana pendapatan tetap, dll. Ciri khas reksadana adalah hanya perlu modal kecil untuk memulai. Bahkan beberapa layanan menyediakan investasi mulai dari 100 ribu rupiah. 

 

Selain itu, reksadana juga cocok dipilih bagi Anda yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung soal risiko. Semua analisanya akan dilakukan oleh Manajer Investasi dan Anda tinggal mengambil keputusan. 


4. Exchange Traded Fund 


Pada urutan 4 instrumen pasar modal, Exchange Traded Fund (ETF) merupakan reksadana yang bentuknya kontrak investasi kolektif dan unit penyertaannya diperdagangkan pada bursa efek. 

 

Secara umum ETF merupakan bagian dari reksadana dan menjadi investasi yang menarik untuk jangka panjang. Ciri khasnya adalah management fee dari investasi ini jauh lebih rendah dibandingkan reksadana. 

 

Instrumen investasi di pasar modal yang satu ini juga fleksibel mengingat penjualan yang dilakukan adalah secara real time sesuai dengan nilai naik turun pada bursa. Peminatnya pun semakin meningkat setiap waktunya karena semua keuntungan tersebut. 


5. Derivatif 


Jenis instrumen investasi yang terakhir ini adalah turunan dari efek utama. Pada tiga macam derivatif di pasar modal yang karakteristiknya berbeda. Pengertian dari derivatif adalah kontrak atau perjanjian dengan peluang keuntungan berkaitan dengan kinerja aset lainnya. 

 

Aset lain yang dimaksud adalah underlying assets. Aset lain ini bisa berupa Kontrak Berjangka Surat Utang negara (KBSUN) bisa juga Indonesia Governement Bond Future (IGBF). 

 

Tiga macam dari derivatif adalah pertama opsi, yaitu jenis yang dikeluarkan suatu pihak bisa berupa lembaga yang memberikan hak pada pihak tertentu. Pihak yang diberikan hak tersebut akan menjual atau membeli saham di momen yang tepat dan sudah ditentukan. 

 

Kedua adalah right yakni hak pemegang saham baru yang dikeluarkan emiten. Ketiga adalah warrant yaitu surat berharga yang dikeluarkan perusahaan dan memberikan hak kepada investor untuk membeli saham dengan syarat. Misalnya harga, masa berlaku dan juga jumlahnya. 

 

Sekarang Anda sudah tahu apa saja instrumen investasi di pasar modal yang tersedia. Tinggal mencocokan dengan profil risiko yang Anda miliki saat ini dan terus belajar mengenai instrumen yang Anda pilih. Meskipun saat ini Anda masih di tahapan pemula, namun jika investasi secara konsisten maka instrumen apa saja bisa dipilih.


Bagikan  
  26
0  Komentar

Beri Komentar & Nilai Artikel ini.

Email anda tidak akan ditampilkan

   Hubungi Kami