Detail Info Terkini

Harga Emas Terangkat dari Level Terendah Setahun Terakhir

22 Juli 2022 | Kategori : Ekonomi

Jumat (22/7), harga emas terkoreksi tipis dari penguatan perdagangan kemarin. Pukul 7.30 WIB, harga emas spot berada di US$ 1.717,50 per ons troi, turun 0,08% dari posisi kemarin. Harga emas kontrak Desember 2022 masih menguat 0,16% ke US$ 1.734,10 per ons troi.

Harga emas kembali naik dari level terendah setahun terakhir karena dolar Amerika Serikat (AS) melemah dan kekhawatiran ekonomi yang terus-menerus mendorong daya tarik safe-haven emas.

Membantu kenaikan emas, kurs euro melonjak terhadap dolar sebelum mempersempit kenaikan. Bank Sentral Eropa menaikkan suku bunga lebih dari yang diharapkan karena kekhawatiran inflasi mengalahkan pertimbangan pertumbuhan, bahkan ketika ekonomi zona euro terhuyung-huyung dari krisis Ukraina.

Pelemahan nilai tukar dolar AS membuat emas lebih menarik bagi pembeli luar negeri. Tapi secara keseluruhan, harga emas telah turun lebih dari US$ 380 sejak awal Maret karena reli dolar AS akibat kenaikan suku bunga yang agresif. Suku bunga tinggi turut menurunkan biaya peluang untuk memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil dan meredupkan daya tarik safe-haven.

Harga emas tetap terperangkap di antara inflasi yang meningkat, kekhawatiran yang berkembang atas resesi di satu sisi serta kenaikan suku bunga yang tajam, dolar AS yang kuat dan permintaan musiman yang lemah di sisi lain," kata analis Standard Chartered Suki Cooper.

Federal Reserve AS diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin minggu depan.

"Rally harga emas saat ini akan berumur pendek karena The Fed diperkirakan akan cukup agresif dan dolar mungkin akan mempertahankan kekuatannya," kata Chris Gaffney, presiden pasar dunia di TIAA Bank.

Gaffney menambahkan, jika The Fed memberi sinyal bahwa mereka sudah selesai dengan langkah agresif, harga emas bisa reli sesaat.


Bagikan  
  58
0  Komentar

Beri Komentar & Nilai Artikel ini.

Email anda tidak akan ditampilkan

   Hubungi Kami