Detail Info Terkini

Apa Itu Dividen Saham dan Jenis-jenisnya

24 Juli 2022 | Kategori : Saham

Istilah dividen saham tentu sudah tidak asing lagi di telinga Anda yang kerap melakukan trading. Sayangnya pengertian dari dividen ini sering salah kaprah dan perlu diketahui juga bahwa tidak semua perusahaan membagi dividen kepada pemegang saham. 

 

Dividen pun memiliki beberapa jenis yang harus dikenali oleh investor sehingga tidak salah dalam membeli saham. Kenali apa arti dividen dalam saham dan apa saja jenis-jenisnya secara lengkap. 

 

Pengertian Dividen Saham

 

Secara umum arti dari dividen adalah pembagian laba. Pembagian ini dilakukan oleh perusahaan kepada para pemegang saham. Bentuk pembagiannya sendiri ada saham dan ada juga uang tunai yang pemberiannya tergantung dari perusahaan. 

 

Apabila Anda mendapatkan dividen tunai barulah keuntungannya adalah uang tunai dari setiap saham yang Anda miliki. Sebaliknya, jika perusahaan memberikan dividen saham artinya jumlah kepemilikan saham Anda akan meningkat. 

 

Apa untungnya jika Anda menambah kepemilikan saham? Investor akan terbebas dari Pajak Penghasilan (PPh) hingga saham yang didapatkan tadi dijual. Hal ini berbanding terbalik dengan dividen tunai di mana Anda akan dikenakan pajak PPh Final 10%. 

 

Munculnya dividen jenis saham ini biasanya karena perusahaan ingin memberikan sesuatu kepada investor namun modal yang dimiliki tidak cukup. Biasanya juga karena tujuan untuk mempertahankan likuiditas yang sudah ada untuk diinvestasikan. 

 

Rumus Penghitungan Dividen dan Cara Memilihnya 

 

Cara menghitung dividen saham biasanya menggunakan rumus : 

 

Laba Bersih X Dividend Payout Ratio

 

Ada dua informasi yang harus Anda cari tahu yakni pertama laba bersih atau earning per share (EPS). Kedua adalah dividend payout ratio (DPR). 

 

EPS  merupakan pembagian antara laba bersih yang diperoleh perusahaan dalam kurun waktu tertentu dengan jumlah saham yang beredar. Sedangkan DPR merupakan rasio yang memperlihatkan rasio persentase dari keuntungan perusahaan yang didistribusikan ke pemegang saham. 

 

Barulah Anda bisa mengalikan keduanya untuk tahu berapa dividen yang akan diperoleh. Cara memilih perusahaan yang membagi dividen tentu dengan menganalisa laporan keuangannya. 

 

Biasanya perusahaan yang bagus akan memberikan dividen sebesar 30 sampai 40 persen bahkan lebih dari laba perusahaan setahun. Data soal dividen sendiri bisa dilihat namun juga tidak tergantung dengan emiten. 

 

Jenis-Jenis Dividen Selain Saham 

 

Jenis dividen tidak hanya saham, ada beberapa macam yaitu:

 

1. Dividen Tunai

 

Seperti yang sudah dijelaskan laba yang akan diberikan kepada investor berupa uang tunai. Sayangnya dividen ini akan dikenakan pajak PPh. 

 

2. Dividen Properti 

 

Meskipun cukup jarang namun ada juga perusahaan yang memberikan dividen berbentuk properti. Misalnya saja real estate, kendaraan atau properti lainnya. 

 

3. Dividen Skrip 

 

Berbeda dengan dividen saham biasa, perusahaan tidak menawarkan saham melainkan surat utang. Tujuannya untuk tetap bisa mendapatkan dana segar demi operasional perusahaan. Surat utang ini berisi perjanjian pinjaman dengan jatuh tempo sesuai yang sudah disepakati bersama. 

 

4. Dividen Likuidasi 

 

Perusahaan yang hampir bangkrut biasanya akan memberikan dividen likuidasi yaitu pengembalian modal awal yang dimiliki oleh investor. Tujuannya adalah sebagai ekuitas perusahaan. Sumber dananya sendiri berasal dari modal perusahaan. 

 

Dibandingkan semua jenis dividen ini maka dividen saham bisa dikatakan yang paling menguntungkan. Investor akan bebas pajak dan kepemilikan akan perusahaan pun meningkat jumlahnya. Semakin naik nilai saham perusahaan tersebut maka Anda akan diuntungkan di masa mendatang. 

 

Supaya Anda bisa diuntungkan maka carilah dividen saham tertinggi pada saat menganalisis perusahaan. Cek apakah informasi dari dividennya tersedia atau tidak.


Bagikan  
  72
0  Komentar

Beri Komentar & Nilai Artikel ini.

Email anda tidak akan ditampilkan

   Hubungi Kami